Pengertian dan Pengaplikasian One Way Flow Control Valve

Pengertian dan Pengaplikasian One Way Flow Control Valve

Pengertian dan Pengaplikasian One Way Flow Control Valve - Pada kesempatan ini, saya akan membahas mengenai komponen pneumatic yang sering saya gunakan untuk membuat sebuah rangkaian pneumatik. Komponen ini memiliki bentuk fisik yang kecil. Walaupun bentuknya kecil. Namun, memiliki peran yang penting saat digunakan pada sebuah rangkaian pneumatik. One Way Flow Control Valve. sebelum lanjut membahas mengenai One Way Flow Control Valve ada yang sudah paham fungsi dari komponen tersebut?.

A. Pengertian One Way Flow Control.
One Way Flow Control Valve adalah komponen pneumatik yang memiliki fungsi sebagai penghambat udara bertekanan. Dengan menghambat udara bertekanan maka akan mempengaruhi pergerakan Aktuator. Efek yang di dapat bila menggunakan One Way Flow Control yaitu pergerakan pada silinder ketika maju maupun mundur akan bergerak secara lambat sesuai dengan pengaturan yang sudah dilakukan. Bisa dibilang peran komponen ini sangat penting dalam pengaplikasian rangkain pneumatic yang membutuhkan pergerakan Aktuatornya supaya bergerak secara perlahan. Jika diterapkan di sebuah mesin industri, penggunaan One Way Flow Control digunakan untuk memindahkan, meletakan, memutar sebuah Items yang membutuhkan perhatian khusus dan hati-hati dalam pengerjaannya.

Untuk pembahasan lebih lanjut dan mudah untuk di pahami cara kerja dari komponen ini, mungkin bisa melihat terlebih dahulu gambar dibawah ini (Simbol One Way Flow Control).
one way flow control
Gambar diatas adalah simbol dari One Way Flow Control. Bisa dilihat pada jalurnya terdapat dua lubang yang ada pada komponen tersebut. Kedua lubang tersebut bisa digunakan sebagai masukan (Input) maupun Keluaran (Output). Untuk membuat komponen ini dapat bekerja, kalian bisa memutar putaran baut pada komponen tersebut. Fungsi dari Baut tersebut sebagai pengatur udara bertekanan yang akan disumbat, supaya pada saat angin sudah masuk ke komponen maka keluarannya dapat membuat tekanan angin menjadi keluar lebih lambat. Mungkin gambar dibawah bisa menjadi referensi kalian untuk mengenal lebih dekat wuju dari komponen One Way Flow Control.

wujud one way flow control
Untuk cara kerja dari One Way Flow Control dengan cara mengecilkan jalur angin yang akan disalurkan. Sehingga tekanan angin yang awalnya 2 bar bisa diperkecil menjadi 1 bar dengan menggunakan komponen yang satu ini. Mungkin untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini.

One Way Flow Control

Ketika udara masuk melalui Input lubang One Way Flow Control maka udara akan terbagi menjadi 2 jalur. Jalur yang pertama akan memasuki jalur bola. Bola ini berfungsi untuk memperkecil tekanan udara yang akan keluar menuju Output. Bola ini akan di dorong oleh udara bertekanan dan membuat bola tersebut terdorong untuk memperkecil lubang angin yang akan menuju Output dari One Way Flow Control. Sedangkan jalur yang ke dua berfungsi untuk menjepit jalur keluaran yang akan keluar melalui jalur OUtput. Jalur tersebut menyempit karena adanya bola yang akan memperkecil jalur tersebut. Akibat dari penjepitan jalur tersebut maka akan menghasilkan udara bertekanan yang cukup kecil pada output.

Untuk pengaplikasiannya sendiri cukup banyak, biasanya penggunaan komponen ini pada sebuah mesin industri yang berbasis pneumatik sangatlah dibutuhkan. Contohnya pada mesin yang membutuhkan pemindahan dan peletakan komponen secara hati-hati menggunakan sistem pneumatik. Komponen ini berperan untuk memperkecil tekanan udara setelah udara bertekanan melewati komponen ini, dan akan disalurkan ke Aktuator. Efek yang di dapat pada Aktuator yaitu pergerakan silinder menjadi lebih lambat.

B. Pengaplikasian One Way Flow Control.

Silinder Maju Secara Lambat.
Jika ingin membuat sebuah silinder bergerak lambat keluar atau maju, peletakan One Way Flow Control bisa di letakan di depan maupun di belakang tergantung dengan arah dari One Way Flow Control Valve tersebut dan penggunaan Aktuatornya. Yang akan saya jelaskan menggunakan Aktuator silinder kerja ganda. Untuk membuat silinder dapat maju lambat terbagi menjadi dua. Ada yang meletakan di depan pembuangan pada saat silinder akan maju, dan ada yang diletakan sebelum udara bertekanan akan disalurkan ke silinder. Mungkin untuk lebih jelasnya supaya bisa memahimi peletakan komponenenya bisa dilihat pada gambar dibawah ini.

One Way Flow Control
Peletakan One Way Flow Control jika ingin di letakan pada masukan angin

Pada Gambar di atas Merupakan peletakan One Way Flow Control pada saat udara akan masuk melalui silinder kerja ganda. Jadi ketika udara akan masuk maka udara akan melewati One Way Flow Control atau biasa di sebut dengan katup cekik. Kemudian udara akan keluar dari katup cekik dan menghasilkan Tekanan udara yang cukup rendah. Udara tersebut masuk ke silinder dan mengisi ruang udara pada silinder yang membuat silinder maju secara lambat.

One Way Flow Control
Peletakan One Way Flow Control jika ingin di letakan pada masukan angin

Pada gambar diatas merupakan peletakan One Way Flow Control pada jalur pembuangan. Peran katup ini akan memperlambat kinerja dari silinder pada saat udara bertekanan terbuang dan Silinderpun bergerak maju. Mungkin pada gambar diatas bisa anda pahami siklus angin yang membuat silinder dapat bergerak maju secara perlahan.

Silinder Mundur Secara Lambat.
Jika ingin membuat rangkaian pneumatik yang membuat Aktuator-nya bergerak secara lambat, mungkin anda bisa menerapkan ke dua cara ini. Penerapannya hampir sama dengan penerapan yang sebelumnya. Yang membedakan hanyalah peletakan posisi dan arah dari komponen One Way Flow Control. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini.

One Way Flow Control
Jika ingin membuat silinder bergerak mundur lambat dengan meletakan One Way Flow Control pada jalur pembuangan

Perhatikan pada gambar diatas. Gambar di atas menjelaskan tentang cara peletakan dan arah dari One Way Flow Control jika anda ingin membuat silinder bergerak mundur secara lambat pada jalur pembuangan angin. Cara kerjanya sama dengan cara kerja sebelumnya. Namun, yang membedakan hanyalah arah dari One Way Flow Control-nya saja.
One Way Flow Control
Jika ingin membuat silinder bergerak mundur lambat dengan meletakan One Way Flow Control pada jalur Masuk

Pada gambar diatas, memiliki cara kerja yang sama dengan tujuan untuk membuat silinder bergerak mundur secara lambat. Namun yang membedakan hanyalah peletakan dari One Way Flow Control-nya saja dengan arah simbol yang berbeda pada rangkaian sebelumnya. Untuk siklus anginnya sendiri sudah saya sederhanakan dan mudah untuk dipahami, saya berharap para pembaca bisa paham maksud dari arah angin serta gambar tersebut.

Mungkin cukup sekian pembahasan kali ini mengenai "Pengertian dan Pengaplikasian One Way Flow Control Valve ", Jika ada saran atau pertanyaan mengenai artikel ini bisa langsung comment pada kolom dibawah ya.


***
Tag : Pneumatic
1 Komentar untuk "Pengertian dan Pengaplikasian One Way Flow Control Valve"

Thanks for clear information bro

Silakan berkomentar sesuai dengan topik. Jangan menyisipkan link pada komentar dan jangan sampai komentar Anda masuk komentar SPAM.

Jangan salahkan Saya bila komentar Anda dihapus !

Back To Top